Perihnya Memaafkan Suami

Perihnya Memaafkan Suami

By: Muhamad Agus Syafii

Memaafkan suami yang selingkuh adalah cobaan hidupnya yang teramat berat dirasakannya. Meski mulut bisa mengatakan “aku maafkan” namun hatinya tak bisa berbohong betapa menyakitkannya bisa ingat pengkhianatan itu. Begitulah yang dituturkan seorang ibu di Rumah Amalia. Sepuluh tahun berumah tangga bersama orang yang sangat dicintainya, disayanginya, manis pahit kehidupan rumah tangga dilalui bersama sampai dikarunai dua anak laki-laki yang ganteng dan gagah seperti ayahnya. Sekian lama mencari nafkah dengan membantu suaminya bekerja, dia ikut jualan kue kering bisa membeli rumah sekalipun KPR. Tinggal di rumah sendiri sekalipun kecil, kebahagiaan itu terasa lengkap.Sampai suatu hari dia merasakan ada yang janggal pada diri suaminya, sikapnya tiba-tiba tertutup, hapenya dipassword, dulu dia tahu media sosial suaminya, tidak bisa dibuka lagi. Karena tidak sengaja melihat hape suaminya tergeletak ditempat tidur menemukan Chat WA suaminya dengan perempuan lain dan juga photo tidak senonoh. “Astaghfirullah..”Teriaknya dalam hati. Air matanya bercucuran, betapa hancur hatinya, langit terasa runtuh, suaminya yang dipercaya telah mengkhianati cintanya. Tubuhnya lemas, beberapa sempat tidak sadarkan diri. Suaminya terlihat duduk disampingnya. Suaminya mengakui kalo dirinya telah berselingkuh dan berjanji untuk meninggalkan perempuan itu.Dalam keterpurukannya itulah dia bersama dua anaknya laki-laki datang ke Rumah Amalia bershodaqoh mohon keridhaan Allah agar suami dibuka hatinya oleh Allah dan tidak berselingkuh lagi. dia menyadari sebagai istri kecintaannya yang begitu besar pada suami tanpa disadari membuatnya lalai dari ibadah, lalai bahwa cinta yang sesungguhnya adalah cinta pada Allah. Cinta kepada Allah merupakan cinta sejati yang tidak akan membuatnya terluka dan kecewa. Allah mendengar doa-doanya yang dipanjatkan, suaminya mulai berubah, telah meninggalkan selingkuhannya. Lebih banyak waktu bersama istri dan anaknya. Setiap kali teringat peristiwa itu, hatinya bagai diiris-iris namun dia memilih untuk tetap memaafkan suaminya. “Aku berjanji ma, tidak akan mengulangi lagi kesalahan itu.”ucap suaminya. Suami bukan hanya telah berubah lebih baik namun juga menjadi ayah yang bertanggung jawab dan juga kepala rumah tangga yang mampu membimbing keluarganya di jalan Allah. Subhanallah..!

Wassalam,Muhamad Agus Syafii——

——- �Sahabatku, aminkan doa ini merukunkan kembali suami istri yang Akan cerai. “Wa alqaytu ‘alayka mahabbatan minni wa litushna’a ‘ala ‘ayni. “ Dan Aku telah melimpahkan kepadamu, kasih sayang yang datang dari-Ku, dan supaya kamu diasuh di bawah pengawasan-Ku.” – (QS. Thoha : 39).

YUK, JADI ORANG YG PERTAMA DAN PEDULI UNTUK ANAK YATIM & ANAK DHUAFA DI RUMAH AMALIA.

Rumah Amalia, Jl. Subagyo IV blok ii, No. 24 Komplek Peruri, Ciledug, Tangerang 15151.

Bila berkenan berpartisipasi dlm bentuk Makanan ringan (snack), Nasi box, Sembako, baju layak pakai, alat sholat, alat sekolah, buku bacaan, shodaqoh jariyah. Kirimkan ke Rumah Amalia Jl. Subagyo IV blok ii, No. 24 Komplek Peruri, Ciledug, Tangerang 15151. DUKUNGAN DAN PARTISIPASI ANDA SANGAT BERARTI BAGI KAMI, Info: silahkan SMS/WA ke 087-8777-12431 ~ https://instagram.com/dahsyatnya.doa ~ http://rumah-amalia.business.site

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *