Muhasabah Cinta

Dalam hidup terkadang kita perlu muhasabah atau evaluasi diri, jangan sampai jatuh cinta pada orang yang salah. Itulah yang ditutur seorang gadis di Rumah Amalia. Awalnya dia jatuh cinta pada laki-laki yang sudah beristri dan beranak satu. Orang tuanya sudah mengingatkan namun tak digubrisnya. Sempat dia berkenalan dengan istri dan keluarganya mengaku sebagai teman. Sampai akhirnya perselingkuhan itu terkuak. Cacian dan makian dari istrinya ditelan mentah-mentah, ibunya menangis, betapa perihnya melihat ibu yang menangis terisak-isak, dia meminta maaf pada istrinya dan berjanji akan menjauhi laki-laki itu selamanya. Hatinya hancur berkeping-keping. Sholat tahajud, memohon ampun pada Allah atas kesalahan yang telah diperbuatnya.

Disaat hatinya yang penuh luka, datanglah dia ke Rumah Amalia untuk bershodaqoh memohon keridhaan Allah agar segera bertemu jodohnya yang sholeh. Hanya berselang seminggu setelah lebaran ada kegiatan halal bihalal reuni sekolah SMA, dia bertemu dengan seorang ikhwan sama-sama pengurus rohis sewaktu dulu sekolah. Ikhwan itu mengkhitbahnya dan memutuskan untuk menerimanya, Pernikahannya tanpa melalui pacaran lagi. Allah memberikan jalan bagi hambaNya yang bersungguh-sungguh ingin menjemput jodohnya. Alhamdulillah pernikahan itu membuat hidupnya bahagia dunia akhirat. Subhanallah!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *