Bersabar akan Musibah

Ikhlas

Ditengah kebahagiaan. Tiba-tiba musibah datang memporakporandakan semua. Musibah menjadi terasa teramat berat karena kita sedang berbahagia. Biasanya ditengah kebahagiaan seperti itu kita lengah. Jika ada hal yang buruk kita benar-benar terhenyak dibuatnya. Sama sekali tidak kita sangka. Kebahagiaan mampu membuat diri kita mabuk kepayang. Kita tidak dalam keadaan sadar dan mawas diri dengan keadaan sekeliling

Cinta Sejati

Ikhlas

Orang yang sedang jatuh cinta logikanya selalu terbalik, yang berat terasa ringan, yang sebentar terasa lama dan yang lama terasa sebentar. Begitupun orang yang cinta kepada Allah SWT, ia merasa ringan beribadah, rindu baitullah, nikmat membaca al Qur’an, dan bahkan menyongsong kematian dengan tersenyum. Ciri cinta sejati ada tiga ; (1) lebih suka berduaan dengan