Air Mata Tak Pernah Kering

Air Mata Tak Pernah Kering

BY: Muhamad Agus Syafii

Hidup dalam kemiskinan membuat hidupnya menyimpan dendam tak ingin jadi orang hidup susah, ayah ibunya bercerai sejak usaha ayahnya bangkut, dirinya dititipkan pada nenek. Selepas SMA dia bekerja di sebuah salon kecantikan dan mengumpulkan uang sedikit demi sedikit bisa membuka salon sendiri. Tak lama kemudian dia menikah dengan kekasihnya, dianugerahi seorang anak perempuan, Indahnya bahtera rumah tangga dirasakan penuh kepahitan. Pertengkaran demi pertengkaran terus mereka lalui sampai kemudian memutuskan untuk bercerai.Perceraian itu malah membuat hidupnya semakin menderita, setiap hari dalam sholat tahajud selalu menangis, “Ya Allah, mengapa hidupku selalu menderita?’ Air mataku tak pernah kering..” tuturnya. Hari itu dia bersama temannya datang ke Rumah Amalia untuk bershodaqoh dengan mohon keridhaan Allah agar hatinya mampu memaafkan orang-orang yang telah menyakiti hatinya. Di Rumah Amalia dia menemukan rasa kedamaian untuk keluar dari bayang-bayang luka perih dihatinya yang teramat dalam.Sampai satu hari dia sudah saatnya bayar tagihan kontrakan dan hutang bahan, keajaiban itu datang, tak lama ada orang yang melihat gaun pengantinnya, senyum itu menghiasi wajahnya, gaun pengantin laku terjual semua hutangnya terlunasi, “Alhamdulillah mas agus, usaha saya semakin maju, hidup menjadi penuh berkah bila saya bersyukur.” Dia buka salon yang di Bintaro. Mendengar mantan suami jatuh sakit, dia langsung bergegas menjemputnya ke kampung dan merawatnya, hidupnya begitu terasa indahnya keputusannya untuk menerima kembali rujuk kembali didukung oleh putrinya. “saya teringat pesan mas agus ‘balaslah kebencian dengan kasih sayang” itulah yang menjadikan alasan untuk mereka berkumpul kembali.Kalo dulu dirinya gampang marah, mudah tersinggung, mudah menangis sekarang hatinya menjadi lembut, mudah memaafkan dan juga mudah tersenyum, suami dan anaknya juga merasakan kebahagiaan dan kehangatan keluarga, itulah yang dituturkan di Rumah Amalia.

Subhnallah!Wassalam,Muhamad Agus Syafii—– �

Sahabatku, aminkan doa ini merukunkan kembali suami istri yang Akan cerai. “Wa alqaytu ‘alayka mahabbatan minni wa litushna’a ‘ala ‘ayni. “ Dan Aku telah melimpahkan kepadamu, kasih sayang yang datang dari-Ku, dan supaya kamu diasuh di bawah pengawasan-Ku.” – (QS. Thoha : 39).

YUK, JADI ORANG YG PERTAMA DAN PEDULI UNTUK ANAK YATIM & ANAK DHUAFA DI RUMAH AMALIA.

Rumah Amalia, Jl. Subagyo IV blok ii, No. 24 Komplek Peruri, Ciledug, Tangerang 15151. Bila berkenan berpartisipasi dlm bentuk Makanan ringan (snack), Nasi box, Sembako, baju layak pakai, alat sholat, alat sekolah, buku bacaan, shodaqoh jariyah. Kirimkan ke Rumah Amalia Jl. Subagyo IV blok ii, No. 24 Komplek Peruri, Ciledug, Tangerang 15151.

DUKUNGAN DAN PARTISIPASI ANDA SANGAT BERARTI BAGI KAMI, Info: silahkan SMS/WA ke 087-8777-12431 ~ https://instagram.com/dahsyatnya.doa ~ http://rumah-amalia.business.site

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *